Sebaik-baik jawaban untuk perasaan yang Dirahasiakan
Kini kau telah menjadi titik, tetapi anehnya, tidak ada kalimat baru yang benar-benar mampu dimulai setelahmu. Aku berkali-kali mencoba mengumpulkan huruf, menyusunnya menjadi kata, lalu menjadikannya doa-doa kecil agar hidupku kembali menemukan arah. Namun, segala yang kutulis selalu berakhir pada namamu. Seolah-olah sebagian dari bahasaku masih tertinggal di dalam dirimu, jauh di tempat yang tidak dapat kujangkau, tetapi terlalu dekat untuk benar-benar kulupakan. Kau adalah hutan yang dahulu ingin kutinggali, meski aku tahu di dalamnya tumbuh banyak ketakutan. Aku datang tanpa peta, tanpa senjata, hanya membawa keyakinan bahwa cinta dapat menjinakkan segala yang buas. Namun, rupanya kehilangan adalah binatang paling liar. Ia tidak menerkam sekaligus, melainkan menggerogoti sedikit demi sedikit, sampai seseorang tidak lagi mengenali bentuk dirinya sendiri. Kau juga serupa laut. Indah dari kejauhan, tetapi menyimpan kedalaman yang tidak pernah benar-benar kupahami. Aku pernah mencoba m...



